Gempa Banten Tidak Berpotensi Tsunami, BKMG: Segera Periksa Kondisi Bangunan

- 14 Januari 2022, 21:24 WIB
Konferensi pers Kepala BMKG Dwi Korita Karnawati terkait gempa Banten dengan Magnitudo 6,6 SR. Sejarah kegempaan mencatat permah terjadi gempa sebanyak delapan kali diikuti tsunami.*
Konferensi pers Kepala BMKG Dwi Korita Karnawati terkait gempa Banten dengan Magnitudo 6,6 SR. Sejarah kegempaan mencatat permah terjadi gempa sebanyak delapan kali diikuti tsunami.* /Kabar-Priangan.com/BMKG

Jurnal Makassar – Terjadi gempa dengan magnitudo 6,7 pada Jumat, 14 Januari 2022 pukul 16:05:41 WIB.

Seperti yang dilansir Jurnal Makassar dari website bmkg.go.id, pusat gempa berada di laut 52 km barat daya Sumur (wilayah selatan Banten).

Dalam konferensi persnya pada Senin, 14 Januari 2022, BMKG mengonfirmasi bahwa gempa bumi yang terjadi adalah gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi.

Baca Juga: Gempa Susulan! 5.7 Magnitudo Kembali Guncang Jakarta, BMKG Himbau Waspada Bangunan Tinggi

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi Banten memiliki pergerakan naik (thrust fault).

Getaran gempa sangat dirasakan di Cikeusik dan Panimbang, dengan intensitas VI skala MMI, artinya getaran dirasakan oleh semua penduduk.

Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar dan terdapat kerusakan ringan, seperti pelester tembok yang terlepas.

Deputi Bidang Geofisika dalam konferensi pers resmi yang masih bisa diakses melalui kanal YouTube InfoBMKG, menyatakan bahwa perkembangan informasi terakhir sudah banyak rumah yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: 4 Smartphone Android Terbaik Januari 2022 Beserta Harganya

Halaman:

Editor: Irsal Masudi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah